“Jadi tidak menggantungkan kehidupan di kota, karena di sini masih banyak sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan justru bisa produksi, kemudian bisa kita suplay ke perkotaan, atau bahkan ke daerah sekitarnya,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Lurah Bojongkerta Sunandar mengatakan, lahan seluas 5000 meter itu merupakan lahan perkebunan milik masyarakat Bojongkerta (lahan pribadi) yang ditawarkan kepada masyarakat yang terkerna dampak double track, sehingga nantinya lahan tersebut akan ditempati atau diisi sebanyak kurang lebih 70 kepala keluarga (KK).
“Kalau untuk akses jalan memang sudah ada, tapi perlu ada perbaikan seperti pengaspalan, karena kondisi jalan yang ada sekarang itu kurang layak atau masih banyak bebatuan dan licin,” katanya.
(Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================