BOGOR TODAY – Posisi direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor bakal berakhir Desember 2020 nanti. Pemerintah Kota Bogor pun sudah membentuk tim panitia seleksi (pansel) yang bertugas untuk menilai para calon direksi Perumda Tirta Pakuan. Untuk pendaftarannya sudah dibuka sejak 23 Oktober dan di tutup 3 November 2020. Namun di saat penutupan, untuk posisi direksi ini banyak diminati, bahkan sudah ada 20 orang calon yang mendaftar. “Kemarin tanggal 3 November merupakan hari penutupan untuk pendaftaran calon direksi dan juga badan pengawas. Sudah ada 4 orang badan pengawas yang terdaftar dan 20 orang yang mendaftar sebagai calon direksi Perumda Tirta Pakuan,” kata Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati kepada wartawan di Kantor PWI Kota Bogor, Rabu (4/11/2020). Saat ditanya siapa saja calon yang terdaftar, Syarifah masih enggan untuk menyampaikan. Yang pasti, kata dia, tahap selanjutnya ialah cek administrasi. “Kemudian baru nanti tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) atau fit and proper test akan melakukan tes, baik itu psikotes, ujian tertulis keahlian dan penulisan makalah, presentasi makalah dan wawancara sampai nanti diserahkan lagi ke pansel,” ujarnya. Terkait tim UKK ini, kata Syarifah, pihaknya akan mulai membahasnya pada Kamis (5/11) esok. Selain itu, dalam menentukan tim UKK juga pemkot bekerja sama dengan institusi dan juga diisi oleh salah satu dari publik atau pelanggan air. “Kalau UKK ini kita juga kerja sama dengan institusi, kemudian kita juga sudah ada satu dari publik yang mewakili perpansi, artinya pelanggan air. Jadi kita menentukan kriterianya dari pelanggan, dari profesional itu sudah ada dan itu akan kita bahas hari kamis,” tutupnya. (Heri) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Fenomena Alam dalam Al-Qur'an dan Keterkaitannya dengan Sains Modern

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================