BOGOR TODAY – Papan iklan dengan bentuk sarana baliho atau billboard yang kerap ditemui di setiap persimpangan jalan itu selama ini dikenal sebagai sarana paling efektif untuk menyasar masyarakat dan calon konsumen.
Namun, seiring perkembangan zaman, kehadiran media sosial (medsos) menjadikan iklan baliho dianggap tak modern dan solusi untuk mengurangi polisi visual. Termasuk materialnya pun bakal berakhir menjadi limbah.
Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memiliki keinginan untuk beragam iklan atau promosi dalam bentuk konvensional, diganti dengan bentuk digital. Musababnya, selama ini tata kota, keindahan dan estetika di Kota Bogor belum sesuai apa yang diharapkan.
“Selama ini ada yang belum sesuai dengan papan-papan reklame,†terang Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Senin 16 November 2020.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================