Kata Jarkasih, soal bendungan Sukabakti, pihaknya mengakui sudah pernah diusulkan tahun kemarin (2019), namun belum ada tindaklanjutnya. Karenanya ia mendesak Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengairan untuk menyikapi ambrolnya irigasi itu.
Ia hanya khawatir jika tidak segera disikapi, akan berpotensi kekeringan lahan yang mengaliri 58 hektare sawah, perikanan dan palawija di desa itu.
“Irigasi ini sangat menunjang buat para petani yang menggunakan air,” tegasnya.
(B. Supriyadi).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================