Disinggung soal adanya pengawalan dari pihak kepolisian, pihaknya belum bisa memastikan. Sehingga harus adanya koordinasi dengan jajaran Polres Bogor.

“Nanti kami akan koordinasikan dengan Polres Bogor. Bukti rekaman seperti CCTV atau lainnya ada di Polres Bogor. Kalau kita lihat di video yang beredar di Kota itu tidak ada pengawalan dari anggota kami,” kilahnya.

Susatyo menambahkan, berdasarkan video yang beredar dirinya mengaku melihat jelas nomor kendaraan yang digunakan oleh salah satu rombongan moge dari luar Kota Bogor yaitu dari Surabaya (L).

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

“Selain dari para netizen kita sedang mencari nomor-nomor lainnya apakah dari CCTV atau lainnya dan itu akan serius kita tangani,” tegasnya.

“Sanksinya sesuai dengan yang diatur dalam perwali nomor 107 tentang huruf a
semua kegiatan yang berpotensi yang dapat menimbulkan kerumunan dan diperkuat dengan masa PPKM ini,” tambahnya.

Terpisah, Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harun mengatakan rombongan moge yang lolos dalam penjagaan petugas di simpang Gadog kemungkinan lolos kecil, karena, kata Harun saat itu penjagaan di Puncak berlapis.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

“Bisa lolos di simpang Gadog, belum tentu bisa lolos di lokasi checkpoint.” kata Harun.

Selain itu, sambungnya terdapat Tim Rapid Swab Mobile yang melakukan pemeriksaan ditempat-tempat wisata yang berpotensi mengundang kerumunan. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================