BOGOR TODAY – Rombongan konvoi belasan motor gede (moge) lolos menerobos check point sistem ganjil genap Kota Bogor dan check point PPKM di simpang Gadog, Kabupaten Bogor.

Meski dalam kebijakan untuk mengurangi mobilitas kendaraan, tidak ada petugas dari Dishub maupun kepolisian yang mengambil tindakan untuk menghentikan iring-iringan moge dan melakukan pemeriksaan pelat nomor dan surat Rapid antigen.

Menanggapi hal itu, Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Susatyo Purnomo Condro menyebut meski terdapat enam titik dan lima check point di Kota Bogor petugas tidak bisa mengcover seluruh Kota Bogor.

Tapi pada prinsipnya, kata Susatyo dua kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengurangi mobilitas kendaraan.

Dengan demikian, pihaknya bakal melakukan penyelidikan dan menelusuri nomor kendaraan yang dipakai belasan moge tersebut.

“Kami akan identifikasi, bernomor ganjil atau genap dan berikutnya nanti dari kepolisian bersama Satpol PP bakal melakukan penindakan,” ungkap Susatyo di Mapolresta Bogor, Jumat (12/2/2021) malam.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Atas kejadian itu, dirinya mengatakan hal tersebut menjadi bahan evaluasi internal di kepolisian dengan menambah personel di lapangan atau melakukan pergeseran lokasi check point dan tentunya sambil mempelajari pola-pola pembatasan.

Disinggung soal adanya pengawalan dari pihak kepolisian, pihaknya belum bisa memastikan. Sehingga harus adanya koordinasi dengan jajaran Polres Bogor.

“Nanti kami akan koordinasikan dengan Polres Bogor. Bukti rekaman seperti CCTV atau lainnya ada di Polres Bogor. Kalau kita lihat di video yang beredar di Kota itu tidak ada pengawalan dari anggota kami,” kilahnya.

Susatyo menambahkan, berdasarkan video yang beredar dirinya mengaku melihat jelas nomor kendaraan yang digunakan oleh salah satu rombongan moge dari luar Kota Bogor yaitu dari Surabaya (L).

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

“Selain dari para netizen kita sedang mencari nomor-nomor lainnya apakah dari CCTV atau lainnya dan itu akan serius kita tangani,” tegasnya.

“Sanksinya sesuai dengan yang diatur dalam perwali nomor 107 tentang huruf a
semua kegiatan yang berpotensi yang dapat menimbulkan kerumunan dan diperkuat dengan masa PPKM ini,” tambahnya.

Terpisah, Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harun mengatakan rombongan moge yang lolos dalam penjagaan petugas di simpang Gadog kemungkinan lolos kecil, karena, kata Harun saat itu penjagaan di Puncak berlapis.

“Bisa lolos di simpang Gadog, belum tentu bisa lolos di lokasi checkpoint.” kata Harun.

Selain itu, sambungnya terdapat Tim Rapid Swab Mobile yang melakukan pemeriksaan ditempat-tempat wisata yang berpotensi mengundang kerumunan. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================