BOGOR TODAY – Kualitas air yang dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor sudah teruji dan aman untuk dikonsumsi, bahkan bebas dari bakteri E-coli.
Air dalam sumur terdapat kandungan bakteri E-coli, yang bisa menimbulkan sakit diare bagi penggunanya. Untuk mencegahnya, Humas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Dewi Puspitasari mengatakan, masyarakat bisa menambahkan kaporit, gas klorin, atau senyawa klorin lainnya.
”Insya Allah, air Perumda Tirta Pakuan aman alias bebas dari bakteri E-coli karena sudah teruji rutin di laboratorium,” ujarnya.
Tak hanya itu, pemakaian kaporit ada takarannya. Standarnya sisa klor di reservoar 1 ppm dan di konsumen terjauh 0.2 ppm. ”Aturan ini pun sudah tertuang dalam Permenkes No 736 Tahun 2010,” lanjut Dewi.
Ia menuturkan, selama ini Perumda Tirta Pakuan terus komitmen menjaga kualitas air yang diproduksi sesuai sistem pengolahan air bersih yang teruji. Mulai dari air baku Sungai Cisadane yang masuk Intake Ciherang Pondok, lalu diolah di IPA Dekeng dan IPA Cipaku.
“Sampai akhirnya air bersih didistribusikan ke pelanggan zona III melalui penampungan 4.000 M3 (4 juta liter) dan 9.000 M3 di Reservoir Cipaku serta Reservoir Pajajaran kapasitas 12.000 M3 untuk pelanggan di zona IV,” pungkasnya. (Heri)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















