BOGOR TODAY – Puluhan mahasiswa Pancasila (Mapancas) Bogor melakukan aksi demo di depan Istana Bogor. Aksi tersebut terkait kasus dugaan mafia tanah Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor.

Baca Juga : Warga Binaan Lapas Paledang Digeledah Petugas Temukan Puluhan Benda Terlarang

Baca Juga : Tembakau Sintetis Asal Makassar Beredar di Bogor

Koordinator Aksi, Muhammad Fachri, mengatakan, selama ini pihak RSMM yang memanfaatkan dan mengelola lahan milik Negara ini diduga tidak berlandaskan aturan yang jelas.

“Kita menduga RSMM dalam pemanfaatan aset negara tidak memiliki landasan hukum yang kuat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ini dapat berpotensi pada penyelewengan aset negara yang merugikan negara,” kata katanya.

Baca Juga : Jasad Tanpa Identitas Ditemukan Penuh Belatung

Baca juga : Terobos Mabes Polri, Terduga Teroris Tewas Dibrondong Peluru

Hal itu, lanjut dia, dapat mengakibatkan hilangnya tanah negara dan pengambil-alihan oleh individu-individu yang tidak bertanggung jawab. “RSMM sebagai pemegang amanah pengguna barang milik negara (BMN) seharusnya mematuhi peraturan perundang-undangan demi menjaga keutuhannya,” tegasnya.

Mapancas juga berharap Presiden melalui Kapolri mengusut dan membongkar dugaan maraknya Mafia Tanah Negara di Bogor.

Baca Juga : Polisi Temukan Atribut FPI Saat Penggeledahan Rumah Terduga Teroris di Condet

“Ini adalah bentuk komitmen dan dukungan kami terhadap intruksi Presiden melalui kapolri dalam pemberantasan mafia tanah,” tandasnya. (Heri)