BOGOR TODAY – Usai soal pemekaran Kabupaten Bogor Barat, kini beredar kabar pemekaran Bogor Timur dan Bogor Selatan menyusul pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 Kabupaten Bogor.

Baca Juga : Mendekati Puasa DPRD Minta Disdagin Antisipasi Kebutuhan Sembako

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin mengaku belum mendapat usulan resmi terkait pemekaran Bogor Selatan. “Belum ada usulan resmi, kalau Bogor Barat sedang berjalan di atas (pemerintah pusat),” kata Ade, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga : Dewan Desak Pemkab Bogor Anggarkan Bansos Tunai Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Informasinya bila wilayah Bogor Selatan mekar maka akan diisi beberapa kecamatan seperti Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cijeruk, Gigombong dan Tamansari.

Baca Juga : Pencanangan Zona Bebas Korupsi Momentum Membangun Kultur Birokrasi Bersih

Baca Juga : Dewan Apresiasi Kinerja Baik Pemkab Bogor Tahun 2020

Sementara untuk Bogor Timur saat ini tengah masuk dalam pembahasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. “Kalau Bogor Timur sedang diurus, progresnya di (Pemprov) Jabar, silahkan bahas di sana (Pemrov Jabar),” cetusnya.

Ade tak menampik bila proses pemekaran wilayah memerlukan pertimbangan berbagai pihak dan kajian sebelum diputuskan untuk dimekarkan. Oleh karenanya, bila mengacu para pengajuan pemekaran, Bogor Barat dinilai lebih siap ketimbang Bogor Timur dan Bogor Selatan karena hanya menunggu pencabutan moratorium.

Baca Juga : Sindir Pemkab Bogor, Dewan : Jalan Pakansari Lebih Baik Dijadikan Wisata Air

Baca Juga : Innalilahi 5 Bulan Insentif Nakes Belum Cair

“Pemerintah pusat saat ini masih moratorium, kalau ada yang didahulukan (mekar) itu Bogor Barat. Kesiapan pemekaran Bogor Barat lainnya sedang berjalan. Karena kita masih menunggu pemerintah, karena masih moratorium,” pungkasnya. (Aditya)