BOGOR TODAY – Direksi dan seluruh karyawan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus memberikan pelayanan maksimal terhadap pelanggannya, terlebih saat bulan Ramadan. Menurutnya, puncak pemakaian air bersih yang bersumber dari PDAM terjadi saat menjelang buka puasa dan sahur.

Baca Juga : Selama Ramadan, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Pemakaian Air di Masjid

Baca Juga : Kualitas Air Perumda Tirta Pakuan Sudah Teruji dan Bebas Bakteri E-coli 

“Berdasarkan data dan juga pengalaman kami dari tahun ke tahun di bulan ramadan ini puncak pemakaian air terjadi saat sahur dan menjelang buka puasa,” ujar Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf di Spam Katulampa Cibanon, Senin (12/4/2021).

Kata dia, puncak pemakaian air bersih itu lantaran aktivitas pelanggan terjadi di dua waktu tersebut, sebab para pelanggan ini disibukkan dengan aktivitas mulai dari mempersiapkan untuk berbuka puasa dan juga sahur, termasuk untuk menunaikan solat magrib dan subuh.

Baca Juga : Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Launching Penggunaan Skada

Baca Juga : HUT ke 44 Perumda Tirta Pakuan, Momen Penting Tingkatkan Pelayanan 

“Biasanya jam sibuk itu terjadi di jam 6 pagi, tapi selama ramadan mulai dari pukul 02.00 WIB hingga menjelang subuh. Kemudian di saat menjelang buka puasa juga. Jadi otomatis pemakaian air meningkat dan kita antisipasi itu dari sekarang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan air tersebut, pihaknya mencatat beberapa yang perlu dilakukan, seperti perubahan pola pemakaian air, ketersediaan bahan-bahan kimia, ketersediaan alat-alat dan aksesoris perpipaan, alternatif pelayanan bagi wilayah yang belum dilayani 24 jam, pemasangan tangki hidran umum di titik-titik tertentu.

“Jadi selama ramadan itu kita juga menyediakan armada termasuk petugas. Tujuannya supaya yang sedang menjalankan ibadah itu lancar,” pungkasnya. (Heri)