Ditempatkan yang sama, Alumni STM Negeri Bogor Angkatan 2007, Reza menuturkan, dari 600 paket ini dibagikan kepada masyarakat yang kebetulan berada di seputar Jalan Ir Djuanda, mulai dari petugas kebersihan, anak jalanan, pengemudi ojok online (ojol), sopir angkot, hingga petugas keamanan.

“Inti dari kegiatan ini kita ingin anak-anak STM itu bersatu yang bisa menciptakan suasana aman, nyaman dan damai. Jangan sampai ada lagi gesekan satu sama lain, karena kita semua saudara,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Sementara itu, Alumni STM Bina Warga Bob menambahkan, semua takjil untuk berbuka puasa ini semuanya murni dari teman-teman alumni STM. Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus untuk mengkampanyekan stop tawuran, stop budaya negatif terhadap adik-adik kelas yang masih bersekolah.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

“Kita mengajak adik-adik kelas untuk sama sama memutus budaya negatif yaitu tawuran dan juga gengster. Mari kita perbaiki budaya negatif ini kearah positif, seperti apa yang sudah kita lakukan ini,” pungkasnya. (Heri)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================