Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan)

Ini kisah yang sudah terkenal dan mungkin pembaca yang budiman pernah juga mendengar dari Ulama di majelis taklim, dzikir, ilmu, sholawatan atau tabligh akbar. Yaitu kisah seorang pelacur yang masuk surga karena menolong anjing yang kehausan.

Suatu ketika Rasulullah SAW menceritakan kepada para sahabat tentang seorang wanita pelacur. Wanita ini, meski pekerjaannya hina dan kerap dicaci oleh masyarakat, namun akhirnya dicap sebagai ahli surga. Karena wanita ini mengerjakan amalan ahli surga, yakni berbuat baik kepada makhluk ciptaan Allah.

Baca Juga : PENDIDIKAN KENA PPN ITU BERTENTANGAN DENGAN KONSTITUSI 

Dikisahkan, zaman dahulu ada seorang pelacur berjalan di tengah hari yang terik. Allah SWT mencatat perbuatan wanita tersebut sebagai amal shaleh dan mengampuni dosa-dosanya. Mendengar cerita Rasulullah SAW, para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapatkan pahala karena berbuat baik kepada hewan?” Rasulullah SAW menjawab, “Berbuat baik kepada setiap mahluk bernyawa itu ada pahalanya.”ujar Beliau.

Kisah seorang pelacur dan anjing yang dikisahkan Rasulullah Muhammad SAW itu ada di dalam hadis Bukhari. Dari Abi Hurairah Radialohu’anhu dari Rasulullah SAW berabda, “Telah diampuni seorang wanita pezina yang lewat di depan anjing yang menjulurkan lidahnya pada sebuah sumur. Dia berkata, “Anjing ini hampir mati kehausan”. Lalu dilepasnya sepatunya lalu diikatnya dengan kerudungnya lalu diberinya minum. Maka diampuni wanita itu karena memberi minum. (HR Bukhari).

Itulah Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, dosa sebesar apapun akan diampuni oleh Allah, asal kita tobat nasuha dengan sungguh-sungguh. Maka mulai sekarang, ayo kita mencari amalan yang ece-ece (kecil), siapa tahu itu yang menyebabkan kita masuk surga.

Baik selama ini kita sia-siakan dari bangun tidur sampai tidur lagi, amalan ece-ece yang menjadi wasilah kita insyaAllah bisa masuk surga, lewat begitu saja bro. Ok mulai hari ini kita manfaatkan sebaik mungkin, amalan ece-ece tersebut, yaitu:
Jika kita makan sesuai sunnah Rosul SAW harus bersih tanpa sisa sebutir nasipun. Maka jika kita hari ini makan tapi tidak habis, jangan langsung dibuang di tempah sampah, tapi bisa diberikan kepada kucing atau makhluk Allah yang lain.

Jika kita minum air putih, dan tidak habis, maka jangan kita buang, tapi siramkan pada tumbuhan agar tumbuhan tersebut semakin subur dan tetap hidup. Penulis prihatin jika hadir di kondangan, biasanya banyak sisa makanan, kan ini mubazir. Hal ini terjadi karena para tamu tidak mengikuti sunnah Rosul dalam urusan makanan. Mentang-mentang makan ala prasmanan, hampir semua makanan dicicipi satu persatu, makanya pada tidak habis bro.

Allah SWT menganjurkan umatnya untuk tidak makan berlebihan, sebab akan memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan. “Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan,” (QS. Al A’raf: 31).

Amalan ece-ece yang lain contohnya banyak banget, misal jika kita di toilet umum, biasanya gayungnya kotor, tidak ada salahnya kita bersihkan, jika anda gak jijik, boleh juga itu bersihkan closetnya yang kotor. Amalan ini sering dilakukan oleh almarhum Ustadz K.H. Muhammad Arifin Ilham.

Atau anda bisa menghidupkan atau mematikan lampu yang ada di pinggir jalan, atau juga bisa membersihkan sampah atau sisa puntung rokok yang dibuang sembarangan. Juga bisa mematikan keran air yang lupa dimatikan, dan masih banyak lagi.

Silahkan pembaca yang budiman untuk mencari amalan yang ece-ece, siapa tahu itu menjadi penyebab kita masuk surga, Aamiin. Jayalah Indonesiaku. (*)