Ia pun mengaku hingga sekarang dirinya masih berjualan telur dan beras, dan barang-barang tersebut selalu disuplai ke beberapa wilayah khususnya di Kota Bogor, bahkan sebanyak 85 persen warung-warung disekitarnya menjadi pelanggannya.

“Iya sampai sekarang saya masih berjualan beras dan telur ke beberapa wilayah khususnya di Kota Bogor. Kemudian warung-warung di sekitar sini juga sudah 85 persen ngambil barangnya ke saya,” ucapnya.

Dalam penyaluran BSP di Agennya itu, kata Janwar, untuk 296 KPM. Namun di dalam mekanisme penyalurannya di bagi dua tahap yakni 148 KPM di hari pertama dan sisanya di hari berikutnya.

BACA JUGA :  Shafeea Curi Perhatian Saat Tampil di Konser Aldi Taher, Momen Bareng Dul Jaelani Viral di Media Sosial

“Para KPM ini akan mendapat BSP sebanyak 6 komoditi, diantaranya beras premium seberat 10 kg, telur 15 butir, ayam satu ekor dengan berat 0,8 kg, jagung 4 biji, tahu satu kap isi 6 dan buah pir 6 biji,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang KPM Jueni (46) mengatakan, adanya BSP ini dapat membantu meringankan beban keluarganya, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk anak-anaknya di rumah.

BACA JUGA :  Tragedi di Jasinga, Wabup Bogor Minta Kasus Dugaan Gigitan Anjing Diusut Transparan

“Kalau dibilang bantuan dari pemerintah ini mencukupi atau engga, tentu engga ya. Tapi dengan adanya bantuan seperti ini kami sangat terbantu, minimal bisa mengurangi belanja kebutuhan pokok untuk beberapa hari ke depan,” katanya.

Janda beranak 4 ini pun mengaku bahwa bantuan seperti ini sudah enam kali ia terima atau semenjak ditinggal oleh suaminya. Ia berharap bantuan BSP ini bisa berlanjut. (Hery)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================