BOGOR TODAY – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor bergerak kompak untuk menekan laju kenaikan kasus Covid-19 yang saat ini belum terkendali.

Selain memastikan Kebijakan PPKM Darurat berjalan lancar, mereka juga turun langsung memberi dukungan kepada tenaga kesehatan, dan mengendalikan arus masuk pasien yang membutuhkan perawatan medis di rumah sakit.

Baca Juga : PPKMDarurat Kejahatan Meningkat

“Malam ini kami mengirim bantuan makanan dari Bupati Bogor untuk tenaga medis,” ujar, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, di RSUD Cibinong, Sabtu (3/7/2021).

Rudy datang bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim ke rumah sakit rujukan Covid-19 tersebut. Ia mengatakan, kondisi RSUD Cibinong malam hari ini sudah penuh. Karena itu, untuk mengurai rujukan pasien, Bupati Bogor juga telah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit.

Baca Juga :  Penyaluran BST Dimasa Sulit, Bikin Masyarakat Pangradin Sumringah

“Tujuannya agar masyarakat yang membutuhkan rumah sakit rujukan dialihkan ke rumah sakit yang belum penuh supaya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata dia.

Rudy mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi lonjakan kasus ini. Menurut dia, upaya ‘perang’ melawan Covid-19 justru sangat membutuhkan partisipasi masyarakat, terutama dalam mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga : Daen: Disdik Harus Punya Formulasi Metode Belajar di Masa Pandemi

“Masyarakat juga harus mendukung kebijakan PPKM Darurat yang dikeluarkan pemerintah selama 17 hari ke depan. Untuk sementara jangan keluar rumah dulu jika tidak dalam kegiatan yang sangat penting,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor telah memberlakukan PPKM Darurat mulai 3-20 Juli. Hari pertama kebijakan tersebut diberlakukan, Bupati telah menggelar apel gabungan TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP di Masjid Djuanda, Ciawi.

Baca Juga :  IPB Bangun Ketahanan Pangan Keluarga di Tengah Pandemi Melalui "Budikdamber"

Petugas gabungan tersebut akan melakukan penyekatan kendaraan luar Kabupaten Bogor yang ingin masuk Bogor setiap hari. Dia memastikan, jika tidak untuk keperluan yang dikecualikan. petugas akan meminta pengendara untuk balik arah.

Baca Juga : RumahSakit  di Kabupaten Bogor Krisis Keuangan dan Nakes, Begini Pesan Ketua Rudy

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat, agar mengurangi aktifitas keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Dengan diam di rumah, berarti sudah mengurangi resiko terpapar atau menularkan Covid 19,” kata Ade Yasin. (Aditya)