Oleh : Heru B Setyawan (Guru SMA Pesat School Of Talent)

NIA Ramadhani ditangkap polisi pada, 7 Juli 2021 di Jakarta. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita satu klip sabu seberat 0,78 gram dan alat hisap sabu. Ya wajar karena Nia adalah seorang selebritis dan punya mertua yang termasuk orang terkaya di Indonesia yaitu Aburizal Bakrie.
Karena tidak tahu ilmu agama ya seperti ini, uang 1.5 juta untuk beli 0,78 gram sabu.

Coba jika Nia tahu ilmu agama uang segitu bisa beli nasi uduk seharga 10 ribu dapat 150 bungkus. Artinya Nia tiap hari bisa sedekah kepada 150 kaum duafa, hebat dan pahalanya gede kan, bermanfaat lagi. Eh ini malah dibelikan sabu, ya dtangkap polisi dong.

Baca Juga : JALUR ZONASI DAN AFIRMASI MENGUNTUNGKAN SEKOLAH SWASTA

Kehidupan Nia sangat glamor, berikut beberapa jejak gaya hidup hedon Nia yang ia bagikan lewat akun media sosialnya.

1. Liburan ke Luar Negeri, Nia mengunggah foto liburannya bersama keluarga di Dubai, Uni Emirat Arab. Potret ini sempat ramai dibicarakan karena Nia mengenakan ripped jeans yang memperlihatkan paha dan lututnya, Nia dan keluarga menginap di hotel mewah.

Ini juga wajar, orang tajir, keliling duniapun bisa, tidur di hotel mewah juga bisa, makan yang paling mahalpun bisa, kalau perlu jika kepala anda dijual juga Nia beli…he…he..becanda bro. Jika Nia tahu ilmu agama, ke luar negerinya ya ke Mekkah dan Madinah untuk umrah atau haji. Jika Nia tahu ilmu agama ya sudah pakai hijab dan tidak berpakaian sexy.

Baca Juga :  Kelompok Bogorkab42 Berikan Edukasi Virtual Meeting Kepada Masyarakat

Baca Juga : KANGEN DENGAN KRITIKAN IWAN FALS LEWAT LAGUNYA

2. Main Golf, jika Nia tahu ilmu agama, tidak mungkin main golf, karena menurut temanku yang bekerja di golf, di padang golf itu rawan judi dan kemaksiatan. Mending ikut pengajian emak-emak di Majelis Taklim, sehingga menjadi istri yang solehah, dan ilmu agamanya bertambah.

3. Naik Helikopter, Nia senang karena mendapat hadiah ulang tahun melihat Jakarta dengan helikopter. Jika Nia tahu ilmu agama, maka sewaktu ulang tahun mestinya ke Ustadz, kyai atau Habib untuk minta didoakan agar hidupnya tambah berkah serta menjadi keluarga yang samara.

4. Tas dan sepatu mewah, jika Nia tahu ilmu agama, maka Nia akan membeli sepatu dan tas yang sederhana, atau akan bersifat tawadu.

Jika Nia tahu ilmu agama, apalagi kaya raya, maka Nia akan sangat mudah untuk membangun banyak Masjid, Musholla, Pondok Pesantren, Panti Asuhan, Rumah Tahfidz, menjadi orang tua asuh, tiap tahun umrah, menjadi donatur tetap dibeberapa tempat, membantu saudara kita di Palestina dan lain-lain.

Baca Juga :  Warga Bogor Bisa Vaksinasi di Gedung DPRD

Baca Juga : BERTOBATKAN PARA BUZZER PEMECAH BELAH NKRI

Maka penulis ingat akan nasihat salah satu guruku yaitu Ustadz Pantun sewaktu Kajian Kitab Taklim Muta alim, yaitu: harta di dunia itu yang menerima 4 kelompok :

1. Berilmu dan kaya. Karena dengan ilmunya, makin dekat dengan Allah, baik hubungannya dengan sesama manusia dan tahu ada di setiap hartanya ada hak orang lain. Semakin kaya, semakin terkenal, semakin tinggi jabatannya, maka orang ini semakin taqwa kepada Allah.

2. Berilmu tapi tidak kaya. Jika mereka berdoa dengan ikhlas,”Ya Allah, jika saya seperti hambaMu yang nomor 1 tersebut, maka saya juga akan seperti mereka,”maka pahalanya sama dengan hamba tersebut.

3. Kaya tapi tidak berilmu. Kebalikan dengan nomor 1. Inilah yang termasuk Nia.
4. Miskin dan tidak berilmu. Ini yang terlalu, kata bang haji Oma Irama.
Semoga dengan kejadian ini, Nia Ramadhani bertobat dan dapat hidayah dari Allah, Aamiin. Jayalah Indonesiaku. (*)