
BOGOR-TODAY.COM, PANDEGLANG – Umat muslim dianjurkan agar fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan, hal itulah yang di lakukan Gerakan Masyarakat Peduli (GMP) dalam merayakan lebaran anak yatim (Idul Yatama) atau dikenal sebagai hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram 1443 Hijriya, dengan memberikan santunan kepada 60 anak yatim di Kampung Peundeuy, Desa Nembol, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
“Kegiatan ini sebagai bentuk pengamalan apa yang tersurat pada Kitab Suci Al-Qur’an dan apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, serta untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujar Ketua GMP, Hilman Saepul Millah disela kegiatan santunan, Kamis (19/8/2021).

Dirinya bersyukur dukungan yang mengalir dari donatur begitu antusias dan beragam jumlahnya, membuat GMP bersemangat untuk terus mengembangkan gerakan tersebut.
“Semoga para donatur mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dalam menjalankan kegiatan sehari-harinya. Amanah ini akan kami sampaikan sebaik-baiknya,” tutur ustad muda itu penuh haru.
Kegiatan santunan yatim piatu berlangsung di Ponpes Salafiyah Darunnajmi, Kampung Peundeuy, Desa Nembol, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang dan dihadiri para tokoh masyarakat dan beberapa donatur.
Di tempat yang sama, salah satu pendiri GMP, Anton Purwanto mengatakan, kegiatan tersebut sangat berarti terlebih dalam kondisi pandemi. Anton berharap, kegiatan seperti ini terus dilakukan sebagai motivasi untuk menggairahkan kepedulian masyarakat dan sebagai gerakan nyata dalam membantu sesama manusia.
“Kami ingin mereka yang memiliki keterbatasan secara ekonomi dapat menikmati kebahagiaan, terlebih dimasa sulit ini dan merasakan adanya yang peduli kepada mereka. Karena, membantu warga yang kesulitan bukan hanya tugas negara semata, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tandasnya. (*/Iman R Hakim)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















