
BOGOR-TODAY.COM, SAMARINDA – Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kota Samarinda mendapat penolakan dari aliansi mahasiswa Kalimantan Timur dengan menggelar aksi turun ke jalan, Selasa (24/8/2021)
Melansir cnnindonesia.com, penolakan itu, dipicu karena kebijakan pemerintah yang memperburuk kondisi masyarakat Kaltim di tengah pandemi Covid-19 hingga PPKM yang disebut telah membuat masyarakat menderita.
“Terdapat tujuh masalah yang harus dituntaskan Jokowi. Pertama terkait kerusakan lingkungan. Kemudian terkait penanganan pandemi Covid-19,” papar Koordinator aksi, Jodi.
Tak hanya itu, Jodi juga mendesak Jokowi mengembalikan independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga mencabut Undang-undang Cipta Kerja.
“Kami juga akan memasang sepanduk penolakan di setiap jalan yang akan dilalui Jokowi, mulai dari Bandara Sungai Siring Samarinda hingga Jalan Pahlawan,” ujarnya.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB.
“Mengawali agenda kerja di Provinsi Kalimantan Timur, Presiden akan menuju SMPN 22 Kota Samarinda untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar,” ujar Bey seperti dikutip cnnindonesia.com
Menurut Bey, Jokowi menghadiri sejumlah agenda di Kaltim antara lain meresmikan ruas tol yang menghubungkan wilayah calon ibu kota negara baru, Tol Balikpapan – Samarinda ruas Balikpapan – Samboja meninjau vaksinasi di Samarinda dan Balikpapan memberikan arahan ke forum pimpinan daerah.(CNN).
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















