Rino yang didampingi Direktur Umum dan Direktur Teknik beserta jajaran Humas Perumda Tirta Pakuan itu menambahkan, bahwa program ini tidak mungkin ada lagi di tahun berikutnya, sehingga pihaknya mengajak ke masyarakat Kota Bogor, khususnya pelanggan baru untuk memasang pelayanan air bersih ke Perumda Tirta Pakuan.

“Diskon terbatas, belum tentu ada lagi tahun depan. Mungkin nanti kedepannya juga kami akan diskon zona yang ada saluran tapi pelanggan yang masih sedikit. Ini dilakukan agar investasi kami tidak sia-sia, atau termanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Disamping itu, Rino mengaku, semenjak diberlakukan PPKM covid pendapatan berkurang, sedangkan produksi terus bertambah. Menurutnya, hal itu dikarenakan masyarakat banyak di rumah sehingga pemakaiannya bertambah, sementara pelanggan yang komersial tutup.

“Pendapatan berkurang, ada tiga persen niaga tapi kontribusi 30 persen, diketahui masa PPKM hotel menurun, mal tutup dan restoran tidak boleh dine in sehingga pendapatan menurun,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Meski pendapatan turun, namun Perumda Tirta Pakuan tahun ini dapat bantuan dua projek. Pertama, bantuan untuk WTP plus intake juga reservoir-nya. “Kami akan menambah kapasitas zona 5 Rangga Mekar hingga BNR dengan 50 liter perdetik. Ada juga bantuan intake 100 liter perdetik di Cipinang Gading, InsyaAllah WTP-nya tahun depan,” pungkasnya. (Hery)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================