BOGOR-TODAY.COM, THAILAND – Imbas pengetatan kegiatan masyarakat selama pandemi Covid-19, ratusan taksi di ibu kota Thailand, Bangkok dialihfungsikan menjadi media tanam. Hal itu dilakukan lantaran Bangkok yang disebut kota wisata mendadak sepi wisatawan.
Kondisi tersebut berimbas langsung terhadap pelaku usaha transportasi, termasuk pengemudi taksi sehingga mereka harus kehilangan mata pencahariannya.
Banyak pengemudi memutuskan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka meninggalkan taksi di lahan parkir. Jumlahnya sangat banyak dan berwarna-warni.

Sebuah perusahaan taksi melihat peluang dari taksi-taksi mangkrak itu. Mereka menggunakan atap-atap mobil di lahan parkir sebagai lahan tanaman sayur. Hasil panennya dimakan oleh sopir dan pegawai lain. Andai ada sisa, dijual ke pasar.
Melansir bbc.com, Kamis (23/9/2021) para pegawai Ratchaphruek Taxi Cooperative menciptakan taman kecil dengan membentangkan kantong sampah hitam yang diikatkan pada bingkai bambu pada atas atap mobil. Bentangan tersebut diisi dengan tanah.
Di atap taksi-taksi itu ditanam sayur-mayur, di antaranya cabai, mentimun, dan labu.
“Ini adalah pilihan terakhir kami,” kata Thapakorn Assawalertkun, salah satu pemilik perusahaan seperti dikutip dari bbc.com.

Dia bilang banyak pengemudi masih berutang setoran.
“Menanam sayur pada atap mobil tidak akan merusak taksi karena sebagian besar sudah rusak sangat parah dan tidak bisa diperbaiki. Mesinnya rusak, bannya kempes. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan,” kata dia.(net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















