NZ Managemen Tawarkan Kemping Dengan Suguhan Suasana Alam Perbukitan

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Berkemah atau kemping menjadi salah satu kegiatan seru yang bisa dilakukan untuk menghabiskan liburan di akhir pekan. Terlebih jika dilengkapi suasana pegunungan.

Terletak di Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, bumi perkemahan yang di kelola oleh Nine Zero Managemen ini menyuguhkan panorama yang memanjakan mata pengunjung serta sejuknya hawa pegunungan yang bakal ingin berlama-lama.

Kegiatan camp ground yang banyak dipilih oleh sekolah-sekolah sebagai program rutin tahunan seperti LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) dan perusahaan yang melakukan program training atau pelatihan diluar ruang, tersaji secara sistematis di Villa Biru Pancawati ini, dengan lokasi yang luas dan dilengkapi fasilitas lainnya seperti aula, toilet, juga wahana flying fox untuk menguji adrenalin.

Baca Juga :  BNN Minta Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba di Indonesia Perlu Kebijakan Responsif dan Komprehensif

Manager Operasional Nine Zero Managemen, Ahmad Fauzi menyebut bahwa suasana alam perbukitan yang mempesona, lengkap dengan udara sejuk dan menyegarkan menjadi nilai jual tersendiri di area camp ground Villa Biru ini yang berada di kaki Gunung Salak dan kaki Gunung Gede Pangrango.

“Agar bisa kembali maksimal beraktivitas dalam pekerjaan, Nine Zero Managemen Serve Bogor menawarkan program kegiatan luar ruangan yang sistematis. Salah satunya, mengajak wisatawan merasakan langsung sentuhan alam dengan berkemah disini,” terangnya, Sabtu (11/9/2021).

Baca Juga :  Kapten Mirza, Pilot Pesawat Rimbun Air yang Jatuh di Papua Warga Bogor yang Dikenal Supel

Pria yang kerap disapa Jhon Ozi itu menambahkan, selain lebih menantang para wisatawan, salah satu program Nine Zero itu juga dikemas dengan natural dan dirancang agar berkesan lebih menarik.

Seperti halnya, kegiatan fun game, team building guna mempersolid sebuah ikatan komunitas dan charity untuk membangkitkan rasa empati terhadap sesama. Rangkaian kegiatan itu pun dapat membuat siapa saja yang mengikuti program tersebut mendapat poin penting ketika kembali menghadapi rutinitasnya sehari-hari.

Menurut Ozi, dipilihnya Desa Pancawati, dilatarbelakangi suasana perbukitan yang punya nilai jual tinggi. (B. Supriyadi)