
“Kasihan nanti anaknya kalau besar di-bully oleh kawan-kawannya,” kata Zudan seperti dikutip cnnindonesia.com, Kamis (7/10/2021).
Zudan menyarankan agar masyarakat bijak memberikan nama anak. Pasalnya, nama itu akan digunakan sang anak seumur hidup. “Berikanlah nama yang indah, nama yang berupa doa,” tuturnya.
“Kalau namanya terlalu panjang, dalam SIM juga tidak akan cukup, dalam paspor tidak akan cukup, rekening bank juga tidak akan cukup. Kalau punya banyak tanah, sertifikat tanahnya juga tidak cukup,” tuturnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















