
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – 7 kecamatan di Kabupaten Bogor masuk daerah rawan bencana alam seperti banjir, longsor hingga pohon tumbang.
7 kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Sukamakmur, Cibinong, Citeureup, Sukaraja dan Bojong Gede.
Untuk wilayah Kecamatan Sukamakmur meliputi 6 desa, yakni Desa Pabuaran, Cibadak, Sukamulya, Sirnajaya, Wargajaya dan Sukawangi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko kepada wartawan, belum lama ini menyebut pada Selasa (18/10/2021) lalu bahwa hasil pendataan sekitar 234 Kepala Keluarga (KK) dengan 970 jiwa terdampak bencana alam.
“Data itu terhitung dari empat kecamatan dengan 13 titik di empat kecamatan,” kata Aris
Kata dia, daerah yang paling terdampak adalah Perumahan Ambar Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede karena banjir yang dipicu karena adanya tanggul Kali Kemuning jebol hingga air merendam 112 rumah warga.
Sementara, Sekretaris Camat Sukamakmur Bakri Hasan dalam keterangannya, mengungkapkan di wilayahnya terdapat enam desa di Kecamatan Sukamakmur rawan pergerakan tanah terutama pada saat musim penghujan.
Sebelumnya, sambung Bakri pada 2020 silam wilayah Kecamatan Sukamakmur terjadi bencana longsor hingga pergerakan tanah.
“Ya, karena wilayah kita tanahnya labil, dan pemukiman warga juga dikelilingi bukit,” tambahnya.
Dengan demikian, Pemerintah Kecamataan Sukamakmur mengimbau kepada warga untuk waspada dan berhati-hati ketika musim hujan datang. (B. Supriyadi)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















