BOGORTODAY.COM – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam sekaligus menjadi penanda dimulainya Tahun Baru Hijriah. Datangnya bulan ini sering dijadikan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri, dan membiasakan amalan-amalan yang bernilai pahala.
Salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah berpuasa. Keutamaan puasa di bulan ini disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram. Sedangkan salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam.” (HR. Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa bulan Muharram memiliki kedudukan istimewa sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah.
Puasa 1 Muharram 2026
Sebagian umat Islam memilih untuk mengawali tahun baru Hijriah dengan berpuasa pada tanggal 1 Muharram. Meskipun demikian, tidak terdapat dalil khusus yang menetapkan keutamaan tersendiri bagi puasa tepat pada tanggal tersebut.
Oleh karena itu, puasa 1 Muharram termasuk dalam kategori puasa sunnah mutlak yang boleh dilaksanakan sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT.
Berdasarkan kalender Hijriah tahun 1448 H, tanggal 1 Muharram bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, umat Islam yang ingin melaksanakan puasa 1 Muharram dapat melakukannya pada hari tersebut.
نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shaumal Muharrami lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat puasa Muharram karena Allah Ta’ala.”
Puasa Tasu’a dan Asyura
Selain puasa sunnah umum di bulan Muharram, terdapat dua puasa yang sangat dianjurkan, yaitu puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.
Anjuran tersebut berasal dari hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas RA. Ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa, sebagian sahabat menyampaikan bahwa hari tersebut juga diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani.
Rasulullah SAW kemudian bersabda bahwa apabila masih hidup pada tahun berikutnya, beliau akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram pula. Namun sebelum tahun berikutnya tiba, beliau telah wafat.
Para ulama menjelaskan bahwa berpuasa pada tanggal 9 Muharram bertujuan untuk membedakan amalan umat Islam dari kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















