Diserang Nyamuk
Ilustrasi penderita DBD.

BOGOR-TODAY.COM, BOGORDiserang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) nyawa seorang bocah di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tak tertolong lantaran kondisinya yang terus memburuk.

Korban yang diketahui bernama Putri Rohimah (10) warga Kampung Gedong RT 01/ RW 01, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor usai mendapat rujukan dari pihak Puskesmas Ciampea.

Ato kerabat dekat orang tua Putri mengisahkan bahwa awal mula keponakannya terserang demam berdarah akibat pada beberapa waktu lalu wabah serupa juga banyak menyerang warga di kampung tempat tinggalnya.

BACA JUGA :  SPMB dalam Perspektif Tata Kelola dan Esensi Pendidikan

Padahal, kata dia penanganan wabah DBD sudah beberapa kali dilakukan pihak desa setempat, seperti pengasapan (foging). Namun, sayangnya jentik jentik nyamuk Aedes aegypti tidak juga hilang.

Menurut dia, kemunculan jentik jentik nyamuk demam berdarah di kampung Gedong, disebabkan oleh tingginya curah hujan yang melanda Ciampea, sehingga berdampak pada tersumbatnya saluran drainase yang ada di sekitar rumah korban.

Selain itu, penyebab kemunculan nyamuk DBD juga dipengaruhi oleh rendahnya tingkat kesadaran Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) disekitar tempat tinggal Putri. Dengan demikian pertumbuhan jentik nyamuk Aedes aegypti berkembang subur.

BACA JUGA :  Perbandingan Mobil Hybrid dan Mobil Listrik: Kelebihan, Kekurangan, dan Pertimbangan Sebelum Membeli

“Saat putri diketahui terserang DBD, Putri sempat dibawa ke Puskesmas Ciampea bahkan sempat menjalani rawat inap selama tiga hari,” kata Ato.

Namun karena kondisinya semakin memburuk, pihak Puskesmas memberikan surat rujukan ke salah satu rumah sakit yang ada di Kota Bogor. Tetapi baru beberapa hari menajalani perawatan dirawat ICU, nyawa Putri tidak tertolong. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================