Jenazah Almarhum Max Sopacua
Jenazah almarhum Max Sopacua atau Zulkifli bin Adam tiba di rumah duka Gang Kepatihan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada pukul 10.00 WIB.

BOGOR-TODAY.COM, BOGORJenazah almarhum Max Sopacua atau Zulkifli bin Adam tiba di rumah duka Gang Kepatihan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada pukul 10.00 WIB.

Anak Max Sopacua, Ferro Sopacua mengisahkan, sebelum menghembuskan nafas terakhir, sang ayah sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama satu bulan terakhir.

“Dua Minggu di RSUD Kota Bogor, dan langsung di rujuk ke Jakarta RSPAD Jakarta. Dalam lima hari terakhir menjalani perawatan di rumah sakit kondisinya terus menurun karena melawan penyakitnya yang didiagnosa kanker di paru paru,” jelas Ferro.

“Pagi tadi kondisinya sudah turun dan pagi ini benar-benar memang yang terakhir jam 05.53 WIB ayah saya menghembuskan nafas terakhirnya,” terangnya.

BACA JUGA :  Benarkah Sifat Anak Lebih Banyak Turun dari Ibu atau Ayah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ferro yang kini menjadi Staf Ahli Wali Kota Bogor Bima Arya itu juga menuturkan, sebelum ayahnya tutup usia, sang ayah sempat berkomunikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak.

“Jadi permohonan maaf terakhir beliau menyampaikan hal itu,” ungkapnya. “Kalimat terakhir yang terekam oleh kita adalah permohonan maaf. Jenazah akan disemayamkan di Tempat Pemakaman Kelurga di Ciomas, Kabupaten Bogor,” sambungnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengucapkan, belasungkawa atas meninggalnya politisi senior dan salah satu tokoh yang membesarkan Partai Demokrat Max Sopacua.

Dimata Bima Arya, sosok Max Sopacua merupakan politisi senior yang kiprahnya sangat panjang dan bukan karbitan.

“Betul-betul membangun karir dari bawah dan melesat menjadi tokoh nasional karena kegigihannya berjuang. Pak Max adalah contoh dari politisi yang punya kompetensi kuat di bidang komunikasi dan pergaulan yang luas,” tegas politisi PAN itu.

BACA JUGA :  Warga Digenjot Taat Pajak, Truk Dinas Pelat Merah di Kota Bogor Malah Nunggak Sejak 2021

Wali kota dua periode itu juga menyebut ayah dari Ferro Sopacua itu memiliki kemampuan komunikasi yang handal dan keberaniannya dalam melakukan langkah-langkah politik merupakan ciri khas pria kelahiran tahun 2 Maret 1946 di Ambon, Maluku.

“Belau (Max) adalah sosok politisi yang berkarakter. Saya tidak saja banyak mendapat ilmu dari beliau dalam bentuk saran dan nasihat, tapi juga dukungan politik yang sangat penting bagi berjalannya program di Kota Bogor,” tukasnya.

“Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” pungkas Bima. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================