Komisi III DPRD Kota Bogor Sidak Pembangunan Pasar Tanah Baru Yang Akan Selesai Akhir Tahun

“Sejauh ini kami lihat kondisinya lancar, pekerjaan Insya Allah bisa tuntas, kami awasi dan monitoring terus pelaksana. Memang nanti ada beberapa hal dikoordinasikan terus terkait areal pasar ada PAUD dan Posyandu yang sudah dibangun sejak lama, tetapi sebenarnya lokasi posyandu dan paud ini ada diareal pasar. Maka kami koordinasikan dengan pimpinan, alhamdulillah warga mau di relokasi sepanjang di siapkan kembali. Kami tengah mencari lahan Fasos dan Fasum Pemkot Bogor didekat sini,” jelasnya.

Menurutnya, ini bukan suatu hal yang akan menjadi persoalan, karena pembangunan tersebut masih berjalan sampai saat ini. Bahkan dirinya pun menyarankan agar PAUD dan Posyandu sebaiknya berada diluar areal pasar.

“Pasar ini sebanyak 126 loss dan 14 kios. Luasan lahan ini masuk ke tipe D, tapi spesifikasi sudah diatas rata-rata daerah lain karena wilayah lain loss dibawah 100 dan kios dibawah 10. Tahun depan Tanah Baru ada progres menjadi pasar SNI,” tuturnya.

BACA JUGA :  Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Wafat di Usia 47 Tahun Setelah 3 Tahun Menjalani Perawatan

Kemudian, Direktur Operasional Perumda PPJ, Deni Aribowo mengatakan, pasar Tanah Baru ini nantinya akan ada pasar basah dan kering, pasar kering karena akan ada kios untuk baju muslim dan toko emas untuk menarik pengunjung. Setelah pembangunan akan dibicarakan hal lain seperti jalan dan pager misalnya.

“Tahun 2022 akan dibangun lagi, akan dilelang lebih awal. Kami berkoordinasi dengan Pemkot Bogor untuk relokasi PAUD. Rencananya lahan paud untuk bongkar muat,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid PPD dan PPTN pada Disperindag yang juga PPK pembangunan Pasar Tanah Baru, Dede Soleh menuturkan, kemarin dari kementerian perdagangan ada lima orang yang meninjau pembangunan, mereka datang kunjungan ke Pasar Tanah Baru kemudian pihaknya secara teknis menyampaikan kronologi persiapan.

BACA JUGA :  Mengenal MQ-9 Reaper, Drone Tempur Canggih AS yang Diklaim Ditembak Jatuh Iran

“Dan pelaporan aplikasi SIPR kemudian aplikasi Sakti terkait progress kendala mereka melihat on progres. Tidak ada catatan secara prinsip, namun sarannya kalau perlu ada penambahan material ataupun SDM, maka segera ditambah. Pengerjaan pabrikasi disarankan lebih awal diorder dan kami sudah diprogres pekerjaan kusen, order rolling door ventilator, bio tank dan keramik sudah di order dan bisa dilihat sudah ada on site atau di tempat,” jelasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================