
“Selain sering-sering diskusi, tentunya harus rajin iuran anggota. Kami mengusahakan adanya auto debit rekening, seperti daerah lain. Hal ini didasarkan karena sulitnya untuk penagihan langsung, karena tugasnya tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor,” terang Rahmat didampingi Wakil Ketua IKAPTK Kota Bogor Agustian Syach.
Rahmat menjelaskan, untuk pengurus IKAPTK Kota Bogor sendiri ada 25 orang, tetapi saat pelantikan hanya unsur Ketua, Sekretaris, Bendahara atau (KSB) dan Ketua Bidang saja mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19 Kota Bogor.
“Tentunya untuk program yang sudah dilakukan setelah beberapa bulan lalu terpilih, Bakti Sosial (Baksos) kepada masyarakat, kami beberapa waktu lalu mengirimkan sembako ke posko logistik Covid-19. Sumbangan itu dari anggota yang berjumlah 84 orang dan tersebar di semua instansi Kota Bogor. Yang menjadi pejabat, ada 14 orang eselon II, eselon III ada 30 orang dan eselon IV ada 24, sisanya masih ada yang baru masuk dan jabatan fungsional,” jelasnya.
Menurut Rahmat, program baksos akan dirutinkan dari iuran anggota, tentunya untuk disalurkan kepada yang membutuhkan, semisal lokasi bencana. Ia juga mengatakan, pelantikan ini baru dilakukan karena pandemi Covid-19 Kota Bogor.
“Kongres IKPTK Kota Bogor digelar bulan 7 Juni 2021, karena Pandemi menunda pelantikan, kemudian pengurus provinsi berkeliling melantik Kota Depok, Kabupaten Bogor dan lainnya. Dan barulah hari ini bisa melantik kami,” pungkasnya. (Aditya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















