
Menurutnya, jumlah korban meninggal tersebut tercatat sejak Senin (6/12/2021) pukul 17.30 WIB. Dari 22 orang, 13 sudah dikenali, tujuh proses identifikasi. 12 yang sudah teridentifikasi itu sudah dimakamkan.
Sementara, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), setidaknya 5.205 warga sekitar terdampak akibat erupsi tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 2.004 jiwa mengungsi di 19 titik.
“Pengungsi di 19 titik total 2.004 jiwa, rincian 305 di sembilan titik Kecamatan Pronojiwo, 1.136 jiwa di enam titik Kecamatan Candipuro, dan 563 jiwa di empat titik Kecamatan Pasirian,” ujarnya. (*).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















