Artinya, nyamuk berdengung di sekitar kepala manusia karena pada area itulah karbon dioksida paling banyak ditemukan

Setelah terbang menemukan mangsanya, sambung Riehle nyamuk betina akan menggunakan sensor rasa di kakinya untuk memastikan bahwa manusia atau hewan yang dihinggapinya memiliki cukup darah

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD Parung, Negara Rugi Rp9,1 Miliar

Saat terbang, nyamuk mengepakkan sayapnya sekitar 500 kali per detik pada frekuensi 450 hingga 500 Hertz.

Meski terdengar mengganggu di telinga manusia, dengungan yang dikeluarkan nyamuk betina ternyata menjadi daya tarik bagi nyamuk jantan.

BACA JUGA :  Menkum Supratman Siap Hibahkan Tanah Pribadi untuk Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah

Selain itu, Riehle juga mengungkapkan jika nyamuk sebenarnya cenderung mencari kaki dibandingkan kepala, sebab kaki mengandung bakteri yang mengeluarkan aroma yang menggoda nyamuk. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================