BOGOR TODAY.COM, BOGORPastikan validasi data penerima manfaat melalui aplikasi sistem informasi geografis sosial (Sagis) besutan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), membuat koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) tingkat Kecamatan terjun langsung mendata setiap kelompok penerima manfaat atau KPM. Meski para penerima berada di pelosok daerah.

Ade Rifki, koordinator pendamping PKH Kecamatan Jasinga menuturkan bahwa dirinya sudah tiga hari kebelakang keluar masuk pelosok desa yang ada di wilayah hanya untuk mengecek langsung data penerima manfaat PKH.

BACA JUGA :  Lebih dari 11 Juta Jemaah Tunaikan Umrah pada Akhir 2025, Arab Saudi Catat Peningkatan Signifikan

Salah satunya ke Kampung Sibentang, Desa Wiraja, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor yang berada di perbatasan provinsi hanya untuk  memastikan kebenaran data penerima manfaat.

“Ini hari ketiga, kita turun langsung ke masyarakat yang menerima bantuan PKH untuk pendataan, pemutakhiran validasi data penerima melalui aplikasi Sagis,” tuturnya, Senin (13/12/2021)

Hal itu, kata Ade, dilakukan lantaran data yang dilaporkan melalui aplikasi Sagis harus benar-benar diambil sesuai kondisi di lapangan, seperti foto rumah penerima manfaat harus real time (waktu sebenarnya, red). Dengan demikian, data penerima bisa dipastikan kebenarannya dan layak menerima.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Genjot Potensi Daerah, Perikanan dan Peternakan Jadi Motor Ekonomi Rakyat

“Dengan turun langsung, kita bisa memastikan kebenaran adanya penerima dan kelayakannya, seperti kemarin saja, kita menemukan adanya penerima yang sudah pindah tempat tapi belum terkonfirmasi ke kita, dengan turun langsung seperti ini kan kita jadi tahu,” tutupnya. (Didin/CR)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================