
Hingga suatu saat Situs web Korea Selatan Insight memposting artikel tentang cosplayer Tiongkok, yaitu Crome dan dikenali salah satu murid Crome dan menjadikan Crome menjadi idola wanita favoritnya.

Terlepas dari kesuksesannya, Crome mengakui bahwa menjadi pria yang bercosplay secara eksklusif sebagai karakter anime wanita memiliki tantangan tersendiri. Misalnya, menggunakan toilet di acara cosplay. Dia tidak bisa menggunakan kamar kecil wanita, dan pergi ke kamar mandi pria terkadang canggung karena beberapa pria menatapnya saat dia melakukan bisnisnya. Itu adalah sesuatu yang dia pelajari untuk hidup dengannya.
Crome mengatakan bahwa orang menjadi lebih menerima pilihan karirnya, dan dia percaya internet telah memainkan peran besar dalam mengubah persepsi orang dan membantu mereka mengatasi prasangka orang-orang disekitarnya, tetapi dia mengakui bahwa sejauh ini Crome kerap mendapatkan bully dari sejumlah netizen.

“Saya percaya orang memiliki hak untuk mengungkapkan pikiran mereka, selama mereka melakukannya dengan cara yang beradab,” kata Crome.
Meski dirinya mengkaku sudah nyaman dengan pakaian wanita, Crome mengatakan bahwa dia jarang melakukannya, karena menganggap dirinya sebagai orang yang malas dan tak ingin dihantui dengan perawatan kulit , rias wajah, kostum, dan perhatian hingga detail terkecil. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














