
Untuk pertandingan futsal, sambung Radok diikuti sebanyak 16 tim, bulutangkis 19 tim, e-sport 8 tim sedangkan perlombaan lainnya seperti lomba adzan, dai cilik, tahfidz usia 12 tahun dan lainnya itu adalah upaya untuk mencari bibit unggul yang bisa berprestasi.
Sementara itu, Ilham (36) warga setempat menyebutkan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab, kata Ilham, kegiatan seperti itu mampu memberikan edukasi yang positif.
“Tentunya kami masih sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karna ini cukup positif, dari pada merayakan tahun baru hanya sekedar pesta-pesta,tapi tidak ada makna yang bisa kita petik manfaat kedepannya,” tukas Ilham. (Didin/CR).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















