“Kami memiliki 2 ekor sapi kami yang memakai kacamata realitas virtual dan menonton padang rumput hijau yang luas sepanjang hari, dan produksi susu harian meningkat hingga 27 liter. Kacamata ini secara emosional baik untuk hewan, kami perhatikan bahwa hewan tidak terlalu stres. Hal ini tercermin baik dalam produksi susu maupun kualitas susu.” Kata Izzet kepada Anadolu News Agency

Petani Turki itu mengatakan bahwa dia terinspirasi oleh artikel berita tentang sapi yang memakai kacamata virtual reality di sebuah peternakan di Rusia. Dia tertarik dengan ide itu, jadi dia menghubungi perusahaan yang membuat kacamata sapi khusus dan memesan beberapa pasang. Sekarang dia telah melihat efek dari teknologi VR, dia berencana untuk memesan 10 lagi, dan jika tingkat produksi susu meningkat dengan cara yang sama, dia ingin mendapatkan headset untuk semua 180 sapinya.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Tinjau BLK, Harapkan Kurangi Angka Pengangguran

“VR pertama kali dicoba oleh sebuah bisnis di Rusia, kami melihatnya secara kebetulan di media sosial,” kata Izzet Koçak.

Koçak mengatakan bahwa dia juga terus memainkan musik untuk sapi-sapi itu agar lebih rileks. Dia memantau suasana hati dan perilaku mereka dengan bantuan sistem pelacakan yang menerima data dari chip yang dipasang di pergelangan kaki sapi dan mengklaim bahwa musik juga membuat perbedaan besar. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================