BOGOR-TODAY.COM, BOGOR –Menangis kerap diidentikan dengan cengeng. Namun, berdasarkan penelitian ternyata menangis memiliki segudang manfaat, termasuk dapat menurunkan berat badan. Berapa banyak pembakaran kalori saat menangis.?
Melansir Healthline.com, Selasa (18/1/2022) menangis disebabkan beberapa hal, seperti karena putus cinta, kepergian seseorang yang dicintai, kesal, depresi.
Penelitian Energy Expenditure of Genuine Laughter dalam International Journal or Obesity (2005) lalu menyebutkan bahwa menangis memang membakar beberapa kalori.
Untuk membakar kalori dengan cepat, Anda harus menangis selama berjam-jam, berhari-hari. Hal itu sama dengan satu jalan cepat dan dapat membakar 1,3 kalori per menit
Hal ini berarti untuk setiap sesi menangis 20 menit, Anda membakar 26 kalori lebih banyak daripada saat menangis tanpa air mata.
Berbeda dengan arti tangisan karena kesal dan emosi lainnya, peneliti menyebut penurunan berat badan yang disebabkan oleh kesedihan dan depresi lebih erat kaitannya dengan kehilangan nafsu makan daripada menangis.
Manfaat menangis untuk kesehatan
Sekalipun manfaat pembakaran kalorinya tak terlalu besar, namun ada berbagai manfaat kesehatan dari menangis.
Berikut beberapa manfaat kesehatan dari menangis
1. Menghilangkan stres
Anda mungkin akrab dengan perasaan rileks dan damai yang datang dari “tangisan yang baik”.Para peneliti telah menemukan bahwa tindakan menangis memang menstabilkan suasana hati Anda dan berfungsi untuk melepaskan stres dari tubuh Anda.
2. Detoks tubuh
Saat Anda menangis karena emosi, air mata Anda mengandung komponen tambahan:kortisol, hormon stres.Ketika Anda menangis untuk jangka waktu yang lama, Anda mungkin menghilangkan stres.
Mengatur kortisol dapat membantu Anda menyingkirkan lemak membandel di sekitar bagian tengah tubuh Anda, dan juga dapat membantu Anda mengurangi stres.
3. Memulihkan perasaan
Saat menangis dalam waktu yang lama, tubuh Anda akan menghasilkan hormon oksitosin dan endorfin.
Bahan kimia alami ini memberi otak Anda perasaan “menenangkan” dan “kosong” yang mengambil alih setelah menangis.
Hormon-hormon ini tidak hanya menumpulkan rasa sakit psikologis, tetapi juga dapat mengurangi rasa sakit fisik. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















