
Kemensos memberikan tenda darurat ukuran 4×4 meter untuk para korban. Bahkan dari Pemkab Pandeglang sudah membuat tenda terpusat untuk warga, akan tetapi mereka tidak mau menempati lokasi tersebut
“Kemarin kami sudah mendirikan tenda terpusat tapi masyarakatnya tidak mau di situ, jadi solusinya Kemensos menyediakan tenda dan Pemkab Pandeglang yang mendistribusikan. Nah nanti mekanismenya dibuat berita acara antara Pemkab dengan korban khususnya korban yang rumahnya rusak berat,”ucap Tanto.
Tanto mengatakan, rencana selanjutnya Pemkab akan mendata ulang nama-nama korban gempa yang sudah diverifikasi untuk mendapatkan bantuan.
“Selanjutnya kami akan mendata yang sudah terverifikasi rumah rusak ringan, sedang, berat. Ini diverifikasi dan kami serahkan ke pemerintah pusat, BNPB dan nanti solusinya apakah BNPB cukup memberikan insentif saja kepada korban atau dicarikan tempat seperti Huntap, nah itu langkah selanjutnya nunggu keputusan dari BNPB,” ujarnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















