
“Guru harus memperlakukan mereka sama halnya dengan anak normal, mungkin untuk kegiatan fisik harus dibedakan, tapi haknya tentang hal yang lain harus kita berikan sama, apa yang diberikan kepada anak normal kita berikan juga kepada anak berkebutuhan khusus, tidak boleh lagi ada perbedaan. Kita juga banyak anak disabilitas yang penghafal Al-Quran, kami juga melakukan pembinaan hafidz Al-Quran, di tahun 2021-2023 ini kami targetkan 1.000 hafidz Al-Quran tercetak di Kabupaten Bogor, diantaranya adalah anak-anak disabilitas, kita juga ingin ada penghafal Al-Quran adalah mereka yang berkebutuhan khusus,” tandasnya.
Lanjut Ade Yasin mengatakan, upaya peningkatan kualitas pendidikan juga akan dilakukan dengan penambahan PKBM untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah. “Kita akan bentuk PKBM disetiap wilayah Kabupaten Bogor,” tambah Bupati Bogor.
Katanya, upaya itu sudah tertuang dalam Pancakarsa yaitu lima keinginan atau lima tekad untuk membangun Kabupaten Bogor, yakni mencerdaskan, menyehatkan, memajukan, membangun dan satu lagi yang tidak dimiliki daerah lain yaitu Bogor Berkeadaban, ini mungkin hanya satu-satunya dari Bogor.
Bogor Berkeadaban adalah satu misi di tengah kemajuan teknologi yang ada, bagaimana kita meningkatkan kesalehan sosial, meminimalisir hal-hal yang dapat merusak generasi muda dan mendekatkan diri kepada program-program yang berkaitan dengan keagamaan.
“Banyak juga program yang kita kerjasamakan dengan Kemenag, para alim ulama, kyai, Ponpes dan lain-lain. Itu upaya kami agar bagaimana Bogor ini berkeadaban. Terbukti tahun ini paling besar dapat hibah adalah Kemenag untuk disalurkan lagi kepada lembaga-lembaga pendidikan termasuk juga bantuan kelas baru, bantuan kepada amil, kita berikan insentif. Kita harus bersinergi dan berkolaborasi karena pendidikan bukan hanya tugas Bupati dan perangkatnya, juga dengan instansi vertikal harus bekerjasama dan berkontribusi yang sama,” tukasnya.
Selanjutnya, Kepala Kantor Kemenang Kabupaten Bogor, Abas Rusmana mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor yang hadir menjadi narasumber dalam kegiatan Sarasehan HAB ini, dengan tema “berbakti untuk negeri, Kemenag ingin bertansformasi memberikan layanan yang lebih baik”, sebagai kementerian vertikal pihaknya ingin memberikan pelayanan yang maksimal terhadap seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Bogor.
“Dengan program Pancarkarsa yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bogor, ini sangat bersinergi dengan tugas dan program Kemenag, yakni Bogor Cerdas dan Bogor Berkeadaban, hari ini kita coba sinergikan dan mencoba meningkatan potensi Kemenag agar bisa berkolaborasi maksimal dengan Pemkab Bogor,” tuturnya.
Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan itu yakni, Sekretaris Ditjen Pendis Kemenag RI Rohmat Mulyana, Wakil ketua KPAD Kabupaten Bogor Waspada, Kasubid Kurikulum Direktorat KSKK RI Imam Bukhori, Kabid Madrasah Kemenag Jawa Barat, H. Yusuf, Ketua FPMI Pusat Supriono, Kasi Dikmad Kemenag Kabupaten Bogor, dan Kakan Kemenag Kabupaten Bogor. (*)
















