minyak goreng
Imbas Harga Minyak Goreng Murah Minimarket, Pedagang di Pasar Tradisional Merugi. Foto : Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pedagang minyak goreng di sejumlah Pasar Tradisional mengeluhkan harga minyak yang dibanderol masih mahal dan belum mendapatkan subsidi dari Pemerintah.

Pantauan di lapangan, harga minyak goreng di Pasar Anyar, Kota Bogor, dikeluhkan pedagang. Mereka mengaku masih menjual minyak goreng dengan harga Rp20 hingga 24 ribu per liter.

“Kalau saya belanja masih mahal ya dijual juga mahal. Harga sekarang Rp20 hingga 24 ribu per liter,” tutur Laras seorang pedagang kelontong di Pasar Anyar belum lama ini.

Baca Juga :  Viral Pasien Meninggal Gara-gara Kehabisan Oksigen, Pihak Rumah Sakit Buka Suara

Menanggapi murahnya harga minyak subsidi di pasar modern mulai dari Supermarket, minimarket dengan harga Rp14 ribu Per liter, Laras menyebut sangat merugikan dirinya.

“Ya rugi banget,” Laras menambahkan.

Laras berharap pemerintah harus lebih merata dalam memberikan subsidi, tak hanya di Pasar modern namun secara bertahap menyasar ke pedagang pasar tradisional.

Baca Juga :  Usai Menyampaikan Pesan Kepada Anaknya, Pria di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung

Sepereti diketahui, Pemerintah menerapkan kebijakan satu harga untuk minyak goreng kemasan dengan harga Rp 14.000 mulai Rabu (19/1/2022) lalu.

Minyak goreng kemasan akan disediakan sebanyak 250 juta liter per bulan selama jangka waktu 6 bulan