Kasus Novia Widyasari Bunuh Diri Diduga Depresi Karena Dipaksa Aborsi, Bripda Randy Dipecat dari Polri

Kasus Novia Widyasari Bunuh Diri Diduga Depresi Karena Dipaksa Aborsi, Bripda Randy Dipecat dari Polri

BOGOR-TODAY.COM, JATIM – Polisi yang menjadi tersangka kasus pemaksaan aborsi terhadap Novia Widyasari yakni Bripda Randy Bagus Hari Sasongko, akhirnya menjalani sidang etik. Hasil sidang etik menyatakan, Bripda Randy terbukti bersalah dan dipecat secara tidak hormat.

Ketua Komisi Persidangan Etik AKBP Ronald Purba selaku pemimpin sidang. Randy hadir dengan menggunakan seragam dan topi dinas. Persidangan digelar tertutup.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah HUT APKASI Ke-22 Diharapkan Menjadi Sarana Promosi Kabupaten Bogor

Ketua komisi, Ronald mengatakan bahwa Randy dinyatakan terbukti dan sah melanggar sejumlah pasal dalam Peraturan Kapolri (Perkap) tentang kode etik profesi.

“Memutuskan terduga pelanggar Randy Bagus Hari Sasongko pangkat Bripda, satu terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 7 ayat 1 huruf B dan Pasal 11 huruf C, Perkap 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri,” kata Ronald, Kamis (27/1).

Baca Juga :  Prihatin Minimnya Minat Baca Masyarakat, Komunitas Maca Rempug Jasinga Gelar Perpustakaan Keliling

Randy dinyatakan dipecat secara tidak hormat dari kesatuannya karena perbuatannya yang dinilai sebagai perbuatan yang sangat tercela.

“Menjatuhkan sanksi bersifat etika berupa perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Sanksi sifatnya administrasi berupa diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri,” ucapnya.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua