Tanah Bergerak di Lebak Banten

Pergerakan tanah

BOGOR-TODAY. COM, LEBAK – Dua rumah dan satu rumah produksi tahu rusak akibat fenomena pergerakan tanah yang terjadi pada Kamis (27/1/2022) sekitar pukul 15.00 WIB di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Lebak.

Berdasarkan informasi, tanah bergerak turun hingga mencapai 1,5 meter. Lantai rumah terlihat berjarak dengan tanah di sekitarnya. Retakan pada dinding rumah pun terlihat jelas.

Bukan hanya itu, tiang rumah pun sudah terlihat miring. Di sekitar lokasi kejadian, sudah ada benang kuning menandakan garis aman pantauan.

Pemilik rumah Karman mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Pergerakan tanah pelan membuat retakan ringan di sekitar kamar mandi.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Tanah terus bergerak turun. Retakan di kamar mandi menjalar hingga ke lantai dapur di rumahnya.

“Perlahan-lahan, ada suara ‘trek-trek-trek’ langsung pada keluar (anak-istri). Terasa (gerakan tanah) tapi enggak kencang pelan-pelan,” Kata Karman, Kamis (27/1/2022).

Karman bercerita, pada saat kejadian dirinya sedang bekerja di rumah produksi tahu. Mendengar anaknya memanggil, Dia lantas menghampiri.

“Terus anak bilang asbes pada berjatuhan (di Kamar Mandi). Pas lihat, bagian kamar mandi dan dapur sudah retak. Sekarang masih suka bunyi (trek-trek-trek),” ungkapnya.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Sementara, Jaro Cilangkap Ahmad Roni membenarkan adanya pergerakan tanah di wilayahnya. Ada dua rumah dan satu rumah produksi tahu yang terdampak.

Menurut Roni, kejadian ini murni karena pergerakan tanah dan bukan karena hujan deras.

“Kalau ini mah tanahnya amblas ke bawah. Bukan karena hujan, dari kemarin enggak hujan,” ujarnya.

Dalam mengantisipasi pergerakan tanah susulan, kata Roni, pemilik rumah sudah diungsikan. Pihak Desa pun tengah menunggu BPBD Lebak dan pihak lainnya untuk menangani kejadian ini.

“Ada 5 orang yang harus diungsikan. Mereka terpaksa diungsikan demi keselamatan,” pungkasnya. (Net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================