Beranjak dari kisah romansa, sejauh empat kilometer harus ditempuh, peserta akan dijamu oleh megahnya Alun – Alun Kota Bogor yang bersebelahan dengan Stasiun Bogor. Disini peserta wajib mengabadikan momen Before – After (Sebelum – Sesudah) tampilan Stasiun Bogor dengan menggunakan gambar tempo dulu.

Lalu dilanjutkan dengan tur singkat ke dalam area Stasiun Bogor.

Menurut Head Tour Leader Baik Heritage, Afro Indayana, di seri ini rute berakhir di kawasan penelitian Taman Kencana. Karena di kawasan tersebut merupakan salah satu tempat yang representatif menceritakan Bogor sebagai kota riset.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

“Sekaligus memperkenalkan seri ketiga Baik Heritage dengan tema “Bogor Residence of Science” yang menceritakan tentang Bogor sebagai kota yang memiliki banyak pusat penelitian dari zaman dahulu hingga sekarang,” terang Afro.

Sementara menurut salah satu peserta, Riski mengaku puas mengikuti kegiatan Baik Heritage. Karena selain hanya gowes tapi juga isa mengenal sejarah – sejarah Bogor di berbagai tempat. Gowesnya juga santai Alhamdulillah, karena memikirkan yang lain, jadi tidak terlalu cepat juga, sampai ini gowesnya aman, nyaman dan tenang.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

Ditambahkannya, karena VIP jadi kita bisa masuk ke tempat – tempat yang mungkin orang lain belum masuk, ini keren banget, jadi semoga temen – temen yang lain bisa menyebar, mengajak teman-teman yang lain juga untuk bisa mengikuti kegiatan seperti ini.

“Sejarahnya keren-keren banget, sesuatu yang baru bagi saya, walaupun saya orang Bogor tapi saya banyak baru tahu hari ini jadi silahkan dipertahankan,” terang Riski. (*/B. Supriyadi).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================