
Sementara itu, konsultan pengawas PT Windu Expotindo, mencari selamat dan terkesan cuek dengan adanya kerusakan kembali fasilitas taman yang menelan anggaran setengah miliar lebih itu. Terbukti, saat dimintai keterangan terkait kerusakan fasilitas TTJ, tak merespon pesan whatsApp dari awak media.
Beda hal dengan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang mati – matian membela CV Sinar Jaya sebagai kontraktor proyek. Meski pekerjaannya banyak diprotes warga karena terbukti kualitas material yang digunakannya gampang rusak.
“Menurut saya pekerjaan Taman Tematik Jasinga yang dibangun oleh CV Sinar Jaya sudah tepat, tinggal bagaimana manajemen pengelolaan dan pengawasannya saja kedepannya,” kata Ajat memuji pekerjaan Ucok yang diprotes warga Jasinga.
Ajat tidak menampik buruknya pekerjaan CV Sinar Jaya sampai kisruh soal ketersinggungan masyarakat Jasinga yang dianggap primitif sehingga mengakibatkan kerusakan fasilitas olahraga Taman Tematik Jasinga, berujung pemanggilan oleh Komisi III DPRD Kabupaten Bogor.
“Kemarin kami bersama konsultan pengawas dan pihak pelaksana sudah dipanggil komisi III, disana kami bahas juga terkait itu. Dan saya sendiri mengusulkan agar pagar pembatas yang depan itu dibuka saja,” cerita dia. (Didin/CR)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















