BOGOR-TODAY.COM, JAKARTA – Kematian model majalah dewasa Novi Amelia begitu menggegerkan banyak pihak. Atas insiden itu, polisi bakal melakukan penyelidikan lebih dalam.
Novi Amelia, perempuan berusia 35 tahun tewas usai terjun bebas dari lantai delapan Tower Raflesia Apartemen Kalibata City. Peristiwa itu diduga terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pada Kamis (16/2/2022).
Sejauh ini, reserse kriminal kepolisian Jakarta Selatan masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.
“Ya jadi saya sampaikan kemarin bahwa di dalam proses penyelidikan masih berjalan, sehingga kita masih berdasarkan dalam keterangan-keterangan saksi, kemudian olah TKP yang sudah kita laksanakan.” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan R Soplanit, seperti mengutip detik.com, Jumat (18/2/2022)
Dengan demikian, polisi belum bisa memberikan keterangan secara detail untuk mengungkap penyebab Novi Amelia bunuh diri. Termasuk dugaan adanya kekerasan yang dialami korban sebelum kejadian.
“Saksi melaporkan, yaitu security ada dua orang. Yang mana mereka ada beberapa bukti seperti mereka menunjukkan ada foto, mereka itu sempat mengambil gambar korban itu sebelum menjatuhkan diri, sempat dia duduk list tembok bagian luar samping jendela lantai 8. Ya itu jadi masukkan juga buat kita sebagai penyidik,” jelas Ridwan.
Yang pasti, polisi masih menangani kasus kematian Novi Amelia. Akan ada pemeriksaan lebih lanjut dari berbagai pihak.
“Sampai saat ini kita masih penyelidikan, meskipun keterangan dari pihak Lawyer juga ada berapa masukkan. Tapi itu semua kita akan lakukan pemeriksaan prosedural dan melakukan investigasi,” kata AKBP Ridwan.
Menurutnya, pihak keluarga Novi Amelia sendiri sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Hal itu diurus oleh kakak kandung Novi Amelia yang juga akan melakukan proses pemakaman di kampung halaman.
“Iya ada beberapa keluarga yang kita sudah terhubung dengan kita, kemudian kakak kandung dia mewakili pihak keluarga dari Sumatera Barat, Padang sudah memberi kuasa juga terkait dengan proses pengembalian jenazah ke kampung halaman,” tuturnya.
Dugaan depresi yang terjadi pada Novi Amelia, polisi belum sepenuhnya mau membenarkan. Proses penyelidikan masih berlanjut. Polisi juga melihat riwayat kesehatan Novi Amelia.
“Ini masih kita lidik lebih lanjut, tapi kita lihat history yang bersangkutan, kita publik sebagian besar sudah memahami dia,” pungkas AKBP Ridwan.
Seperti diketahui, Model majalah dewasa Novi Amelia dilaporkan tewas tanpa busana lengkap usai terjun bebas dari lantai 8 Tower Raflesia Apartemen Kalibata City, Rabu (16/2) pagi.
Jasad Novi kali pertama ditemukan petugas keamanan (security) di lokasi.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum aksi nekatnya dilakukan, korban terlihat duduk di balkon apartemen.
Setelah azan Subuh, korban melompat dari balkon unit apartemennya hingga dua kali terbentur sebelum akhirnya jatuh ke jalan.
Kanit Reskrim Polsek Pancoran AKP Abdullah menyebut saat ditemukan, korban dalam kondisi hanya mengenakan celana dalam dan bra berwarna putih dengan kondisi terlentang dan luka di paha sebelah kanan akibat benturan dan sekitar mata kiri lebam membiru dan mengeluarkan darah dari kepala bagian belakang.
“Keterangan dari saksi di lokasi, korban pertama membentur kanopi yang ada di lantai 1. Dan selanjutnya membentur mobil yang sedang terparkir hingga kaca belakang kendaraan tersebut pecah,” Kata Abdullah.
“Selang beberapa lama ketika habis azan subuh korban ternyata melompat dari lantai 8 tersebut kemudian jatuh ke bawah,” ucap Abdullah.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto membenarkan bahwa perempuan yang tewas tersebut adalah model bernama Novi Amalia.
“Info dari keluarganya gitu, jadi identitas yang kami temukan adalah Linda Astuti dan infonya alias Novi Amalia,” kata Budhi.
Budhi juga menyebut bahwa peristiwa tersebut adalah murni aksi bunuh diri. Hal ini karena tak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban.
“Hasil penyelidikan kami dikuatkan keterangan saksi-saksi itu memang korbannya bunuh diri,” ujarnya.
Seperti diketahui, Novi mengantongi sejumlah catatan reputasi. Dia pernah menabrak tujuh orang dengan Honda Jazz-nya di kawasan Taman Sari Jakarta Barat, pada 11 Oktober 2012. Dia juga buka baju di kantor polisi. Pada September 2013, Novi juga pernah mengamuk di indekosnya dan diusir dari indekos di bilangan Setiabudi Jakarta Selatan itu. Dia juga pernah mengamuk di Markas Polsek Menteng pada November 2013. (*).
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















