
Menariknya, Reynold menyebut bahwa jika telaga itu merupakan titik nol kilometer Sungai Ciliwung.
Sementara di perbukitan tersebut, Reynold menambahkan terdapat tiga habitat hewan di antaranya, elang Jawa termasuk penangkarannya, lalu macan tutul serta elang Jawa.
“Itulah keunikan yang dimiliki Telaga Saat. Sedangkan untuk luas totalnya, Telaga Saat ini memiliki 5,8 hektare. 5 hektare untuk telaganya dan sisanya untuk area.
Tak hanya Telaga, pengunjung juga akan dimanjakan dengan wahana-wahana untuk berswafoto atau Selfi, seperti balon udara, jembatan gantung, perahu kano dan perahu dengan kapasitas banyak.
Harga tiket masuk Telaga Saat Puncak tak perlu merogoh kantong lebih dalam, dengan Rp 10.000 pengunjung dapat menikmati pemandangan yang tak dimiliki tempat wisata lain.
“Tiket masuk harganya Rp 10.000, pengunjung bisa bersantai, ada fasilitas toilet, gazebo juga tersedia boot warung makanan ringan dari masyarakat sekitar,” kata Reyold..
Sementara untuk biaya parkir mobil dan motor di Telaga Saat Puncak dikenakan Rp 5.000. Adapun, lahan parkir tidak terletak di dalam kawasan telaga, melainkan di seberang pintu masuk Telaga Saat.
Selain itu, selama Covid-19, pengunjung Telaga Saat Puncak juga dianjurkan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan.
Beberapa di antaranya seperti menggunakan masker selama beraktivitas di area wisata Telaga Saat Puncak dan rutin mencuci tangan.
Pihak pengelola juga terus memperbarui protokol kesehatan secara berkala sesuai aturan kesehatan yang diberlakukan pemerintah. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















