WisataBOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Kawasan Puncak masih menjadi primadona wisatawan Jabodetabek untuk berlibur. Mulai dari wisata alam, air dan lainnya. Bahkan, tak sedikit dari mereka rela terjebak kemacetan menuju kawasan berhawa dingin tersebut.

Baru-baru ini, sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor menjadi viral di media sosial. Namanya Telaga Saat.

Berdiri di atas lahan seluas 1.50 hektare ini berada di kawasan Gunung Kencana, letaknya di tengah-tengah perbukitan dan diapit oleh perkebunan teh dan bukit terjal yang ditumbuhi pepohonan yang jauh dari hiruk pikuk pemukiman penduduk serta bangunan sehingga cocok untuk melepas penat di hari libur dengan suasana berbeda.

Untuk mencapai lokasi Telaga Saat Puncak, dari Jakarta, Anda bisa keluar di gerbang tol Jagorawi/Gadog, kemudian arahkan kendaraan ke Jalan Raya Puncak.

Tak jauh dari Masjid Attaawun, ada jalan menuju ke Telaga Warna tetapi ambil ke arah kiri. Panorama yang ditawarkan di tempat ini begitu memesona penuh dengan alam hijau dan air telaga yang jernih.

Meski perjalanan yang penuh tantangan, namun sesampainya di lokasi, Anda dapat terbayarkan dengan keindahan alam yang eksotis dan udara sejuknya.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Ketua Desa Wisata Tugu Utara sekaligus pengelola Telaga Saat, Reynold Hamzah mengatakan meski baru diresmikan sekitar tahun lalu tepatnya 2021, Telaga Saat Puncak berhasil menghipnotis wisatawan dengan pemandangan alam yang asri, mulai dari gunung hingga hutan yang hijau.

Terlebih, pengunjung dapat merasakan dinginnya udara dan kabut jika di sore hari yang terasa begitu serasi.

“Rata-rata pengunjung di sini itu menikmati suasana alam, udara yang sehat dan segar dengan pemandangan eksotik forest view dan hamparan perkebunan teh,” ucap Reynold.

Menurutnya, air di Telaga Saat Puncak masih sangat jernih dan belum tercemar, sehingga menyejukkan mata saat dilihat.

Menariknya, Reynold menyebut bahwa jika telaga itu merupakan titik nol kilometer Sungai Ciliwung.

Sementara di perbukitan tersebut, Reynold menambahkan terdapat tiga habitat hewan di antaranya, elang Jawa termasuk penangkarannya, lalu macan tutul serta elang Jawa.

“Itulah keunikan yang dimiliki Telaga Saat. Sedangkan untuk luas totalnya, Telaga Saat ini memiliki 5,8 hektare. 5 hektare untuk telaganya dan sisanya untuk area.

BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

Tak hanya Telaga, pengunjung juga akan dimanjakan dengan wahana-wahana untuk berswafoto atau Selfi, seperti balon udara, jembatan gantung, perahu kano dan perahu dengan kapasitas banyak.

Harga tiket masuk Telaga Saat Puncak tak perlu merogoh kantong lebih dalam, dengan Rp 10.000 pengunjung dapat menikmati pemandangan yang tak dimiliki tempat wisata lain.

“Tiket masuk harganya Rp 10.000, pengunjung bisa bersantai, ada fasilitas toilet, gazebo juga tersedia boot warung makanan ringan dari masyarakat sekitar,” kata Reyold..

Sementara untuk biaya parkir mobil dan motor di Telaga Saat Puncak dikenakan Rp 5.000. Adapun, lahan parkir tidak terletak di dalam kawasan telaga, melainkan di seberang pintu masuk Telaga Saat.

Selain itu, selama Covid-19, pengunjung Telaga Saat Puncak juga dianjurkan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan.

Beberapa di antaranya seperti menggunakan masker selama beraktivitas di area wisata Telaga Saat Puncak dan rutin mencuci tangan.

Pihak pengelola juga terus memperbarui protokol kesehatan secara berkala sesuai aturan kesehatan yang diberlakukan pemerintah. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================