
“Saya minta kepada Kepala Dinas Kesehatan, dokter Mike agar segera menegur direktur RSUD Lewiliang agar dilakukan pembenahan diinternal rumah sakit, khususnya dalam melayani pasien yabg sedang membutuhkan pertolongan sangat urgen,” tuturnya.
Dia sangat menyayangkan sikap pihak RSUD Leuwiliang yang seolah – olah nyawa manusia tidak berharga. Sebagai kepala desa, tentunya Jaro Yanwar punya kewajiban untuk membantu dan memperjuangkan warganya yang sedang membutuhkan pertolongan.
“Saya bukan mencari sensasi, murni apa yang saya lakukan saat itu di rumah sakit tidak lain tidak bukan membantu dan memperjuangkan hak warga saya yang seharusnya mendpatkan pelayanan yang bagus dari RSUD Leuwiliang,” kata dia.
Dia menambahkan, dirinya akan terus memperjuangan warga kususnya masyarakat Sadeng yang membtuhkan bantuan.
“Saya akan terus membantu dan memperjuangan warga saya jika terjadi hal seperti kejadian di RSUD Leuwiliang. Sebagai pelayan masyarakat seharusnya instansi kesehatan harus lebih maksimal memberikan pelayanan, apalagi urusan kesehatan dan nyawa manusia,” pungkasnya. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















