ajang balap motogp
Bukit di Sirkuit Mandalika © instagram @travelsingle__

BOGOR-TODAY.COM, MANDALIKAAjang balap MotoGP akhirnya resmi telah bergulir di Sirkuit Mandalika pada tanggal 18-20 Maret. Hal itu membuat para penggemara dunia otomotif  berlomba-lomba memburu tiket untuk dapat melihat sosok idolanya masing-masing.

Tak hanya itu, ajang balap di sirkuit baru itu pun menawarkan pemandangan alam menakjubkan. Itu terbukti dari penjualan tiket MotoGP Mandalika habis dengan cepat.

Sementara itu di situs lainnya juga terlihat jika beberapa tiket untuk kategori tertentu sudah habis dipesan, dan menyisakan tiket di kelas lebih rendah dengan kisaran harga di bawah Rp1 juta.

Terlepas dari situasi tersebut, ada satu hal menarik yang belakangan ramai diperbincangkan mengenai kebijakan menonton secara langsung gelaran MotoGP Mandalika, yang saat ini tengah berlangsung.

Baca Juga :  Sekda Minta BAZNAS Berperan Aktif Kurangi Angka Kemiskinan

ITDC dan MGPA, secara resmi mengumumkan bahwa mereka memperbolehkan penonton untuk membawa tikar dan kursi sendiri, yang nantinya bisa dipergunakan selama balapan berlangsung.

Khusus penonton dengan tiket tertentu

Melansir gnfi.com, Sabtu (19/3/2022) Samsul Purba, Direktur Teknik dan Operasi MGPA mengonfirmasi jika informasi ihwal izin penggunaan kursi dan tikar yang dibawa secara pribadi oleh penonton, untuk menyaksikan ajang balap MotoGP memang benar adanya.

Namun ia juga menyatakan jika ketentuan tersebut berlaku dengan beberapa syarat tertentu. Pertama, ketentuan tersebut hanya berlaku untuk penonton yang memiliki tiket di kelas festival (general admission). Sekadar informasi, kategori tiket general admission sendiri merupakan tiket non-seating area, yang artinya tidak disediakan tempat duduk dan tidak memiliki atap.

Baca Juga :  Kecelakaan, Masuk Jurang Silaing di Padang Panjang, Truk Tangki Pertamina Hancur

Harga untuk tiket di kelas ini berkisar antara Rp115 ribu sampai dengan Rp575 ribu, di mana harga termahal merupakan harga untuk tiket di gelaran hari terakhir yang berlangsung pada tanggal 20 Maret.

Menurut penuturan Samsul, pemegang tiket general admission akan ditempatkan pada area khusus di atas bukit yang langsung menghadap ke arah lintasan balap, dan memang sudah disiapkan dengan permukaan yang datar sehingga bisa digunakan untuk menggelar tikar dan kursi pribadi secara leluasa.

Area untuk tiket kelas general admission sendiri diketahui tersebar di tiga titik lokasi baik di dalam maupun luar area sirkuit, dan secara total bisa menampung hingga sebanyak 10 ribu penonton.