Rino yang didampingi Dirtek dan Dirum, Ardani Yusuf dan Rivelino Rizki menambahkan, ada beberapa langkah upaya yang telah dilakukan pihaknya. Pertama, pihaknya melakukan eksperimen untuk penggunaan bahan kimia baru dan sudah dilakukan beberapa kali tes di laboratorium untuk mencari komposisi bahan kimia yang cocok untuk kekeruhan air dengan tingkat tinggi.

Tirta pakuan

“Itu sudah selesai di tingkat laboratorium dan sudah mulai pada tingkat pengolahan secara produksi. Ada hasil yang bagus, tapi perlu dilakukan penyempurnaan,” paparnya.

Disamping itu, pihaknya juga menerapkan metode pembubuhan dengan bahan kimia yang biasa digunakan pada saat pra sedimentasi dan pengolahan air. Metode ini menunjukkan hasil yang bagus hanya saja dengan kekeruhan air sampai 2.000 NTU.

BACA JUGA :  Jaro Ade Enggan Tempuh Jalur Hukum, Anggap Pendemo Bagian Keluarga

Namun demikian, masih kata Rino, dengan metode ini ada permasalahan lain terjadi penumpukan lumpur dari biasanya 1 persen bisa menjadi 50 persen. Sehingga banyak saluran tersumbat dan harus banyak melakukan pembuangan air sisa produksi.

Langkah selanjutnya, Perumda Tirta Pakuan mengatur ulang jalur pembagian wilayah layanan. Air sebagian dari wilayah layanan zona 4 sekitar 30 liter per detik dibagi untuk memenuhi wilayah layanan tertentu dengan sekitar 5.000 pelanggan.

BACA JUGA :  Pastikan Prinsip K-3 Terpenuhi, Perumda Tirta Pakuan Uji Coba Jaringan Pipa Zona 5

Rino melanjutkan untuk langkah lain tentunya penambahan kapasitas air untuk pasokan di wilayah layanan zona 7 itu sendiri. Pihaknya berencana akan mengoperasikan sementara atau ujicoba IPA yang kerja sama dengan PT. Unitex Tbk.

“Kami sedang godok ini dan buat PKS (perjanjian kerja sama) dalam waktu singkat. Walaupun dari rencana awal ini dilakukan akhir tahun, tapi kami coba untuk mempercepat proses penanggulangan di zona 7. Itulah tiga langkah di zona 7,” pungkasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================