
Zain mengklaim, hingga saat ini belum ada remaja yang menjadi korban luka akibat tawuran perang sarung itu. Dia mengaku, saat ini pihaknya intensif melakukan patroli.
“Semua wilayah hukum di Polresta Tangerang ini yang rawan tawuran dan perang sarung. Jadi semua Polsek siaga patroli,” ungkapnya.
Usai diamankan, para remaja itu kemudian dilakukan pembinaan dan dikembalikan ke orangtuanya.
“Setelah selesai dibina, mereka diserahkan kepada orangtua untuk membuat surat pernyataan agar tidak akan mengulangi perbuatan,” pungkasnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















