
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pasca meninggalnya balita berusia 2 tahun asal Kampung Cisarua RT 01/07, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor akibat menderita gizi buruk dan meningitis (radang selaput otak), mulai menarik perhatian dari pelbagai kalangan.
“Kedatangan kami hari ini, karena ramainya pemberitaan. Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari teman- teman media akhirnya kami bisa terjun langsung ke lapangan dan bisa tahu kondisi yang ternyata di Kecamatan Cigudeg masih saja ada pasien gizi buruk,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Cigudeg, Imas Masmawati, Rabu (27/4/2022).
Miris memang, pejabat tingkat desa hingga kecamatan tidak mengetahui kondisi masyarakatnya sendiri. Mulai peduli dan mencari simpati jika sudah ramai diberitakan. Keluarga miskin pun hanya diiming–imingi dan diberjanji – janji saja.
“Saya ingin hal ini tidak terulang kembali, cukup ini menjadi pembelajaran bersama. Mudah-mudahan kedepan kita bisa mengambil langkah dengan pihak UPT Kesehatan untuk terus memonitoring dan koordinasi dengan pihak desa maupun dengan Dinas kesehatan Kabupaten Bogor,” janji dia.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















