
Sementara itu, Waludin (37) ayah balita yang meninggal tidak begitu bahagia dengan kedatangan rombongan dari pihak kecamatan, karena kedatangan mereka dianggap telat dan tidak bisa mengembalikan nyawa anaknya.
“Saya tidak bisa bilang apa-apa selain berterimakasih kepada yang hari udah datang dengan memberikan bantuan, dan semoga semuanya lebih baik aja,” tukas Priya yang ternyata buta huruf.
Imas Masmawati yang hadir membawa rombongan dari Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cigudeg, Tenaka Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) beserta Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM).
Namun sangat disayangkan, hingga kini kepala Desa Banyuresmi tak menampakan batang hidungnya, hanya staf desa yang hadir untuk mendapatkan penjelasan dari pihak keluarga pasien terkait kronologi yang menurutnya sesuai dengan apa yang ramai diberitakan. (Didin/CR)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















